Minggu, 26 Mei 2013 - 20:25:55 WIB
Penyebab Aksi Brutal Geng Motor
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ekonomi - Dibaca: 1555 kali

Pamong, Jakarta - Hobinya nongkrong dan bergerombol. Jika bermotor dijalan terlihat ugal-ugalan. Tanpa sebab terkadang mereka merusak fasilitas umum dengan apa saja yang mereka bawa dari pentungan, kayu, besi, samurai hingga rantai motor. Mereka juga sering kali terlibat dalam perkosaan, penjarahan dan perampokan, melukai dan membunuh orang tanpa alasan. Sudah banyak kerugian jiwa dan materil diakibatkan ulah mereka. Demikianlah perilaku geng motor yang akhir-akhir ini marak diberitakan oleh media masa.

Banyak faktor yang menyebabkan lahirnya aksi brutal geng motor di antaranya pengangguran. Himpitan ekonomi yang berat akan dirasakan sangat menyiksa bagi siapa saja yang tidak memiliki penghasilan. Kondisi ini bisa mendorong mereka melakukan aksi kriminal demi memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

Melihat banyaknya pelajar yang menjadi anggota geng motor dan berasal dari kalangan mampu, hal ini bisa disebabkan oleh dua hal yaitu perhatian orang tua dan lemahnya pendidikan agama baik di rumah maupun di sekolah. Porsi pelajaran agama yang sangat minim di sekolah dan di rumah serta minusnya perhatian orang tua, menjadikan anak-anak mencari perhatian di luar rumah tanpa dapat lagi memilah dan memilih perilaku mana yang baik dan mana yang buruk karena minimnya pemahaman agama.

Kelompok kejahatan yang berwujud geng motor tidak akan terjadi jika negara mampu menciptakan kondisi ekonomi masyarakat yang baik, membuka lapangan pekerjaan dan medan kreativitas seluas-luasnya. Demikian juga, sistem pendidikan sekuleristik di lembaga-lembaga pendidikan harus segera dihapuskan dan diganti dengan sistem pendidikan alternatif. Sementara bagi para orangtua wajib memahami prioritas dalam mengurus dan mengayomi putra-putrinya. Bagi seorang ibu mengurus anak lebih utama dibanding bekerja di luar rumah. Jika terpaksa harus bekerja karena tuntutan ekonomi, harus tetap memperhatikan pekerjaan-pekerjaan yang tidak sampai mengabaikan peran utamanya sebagai ibu.

Permasalahan geng motor yang merebak ini harusnya menjadi perhatian serius bagi negara. Negara tentu saja harus menghilangkan sebab-sebab yang dapat menstimulus terbentuknya geng motor yang brutal tersebut. Klub-klub motor yang mungkin mulanya hanyalah sekumpulan orang yang memiliki hobi dan minat yang sama terhadap otomotif jangan sampai bermetamorfosis menjadi kelompok kejahatan. Prilaku geng motor yang menyebabkan pengrusakan materi bahkan manusia, harus ditindak dengan tegas. Akan tetapi negara seyogyanya menciptakan terlebih dahulu situasi kondisi yang baik dan adil.

Jika negara berhasil menciptakan kesejahteraan ekonomi, hingga tidak ada lagi pengangguran dan tidak ada lagi para ibu yang berjibaku mencari penghidupan hingga melalaikan fungsi utamanya sebagai ibu serta di dukung sistem pendidikan yang baik oleh negara, di tambah pemberlakuan sangsi yang berat, maka kebrutalan geng motor dan segala bentuk kriminalitas lainnya tidak akan terjadi.






2012 by Pamong Institute. All rights reserved.